Halaman Sejarah Editorial
Bagian ini memberikan daftar kontributor sebelumnya.
Yayasan Imanda Sarva Indonesia adalah lembaga yang bergerak di bidang riset, edukasi, dan literasi berbasis toleransi. Didirikan pada tanggal 18 Maret 2026 di Surakarta, yayasan ini hadir sebagai ruang bersama bagi masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, dialog, dan kerukunan dalam keberagaman iman, keyakinan, agama, dan budaya.
Nama Imanda Sarva Indonesia berasal dari frasa “Iman Berbeda” dan kata “Sarva” dalam bahasa Sanskerta yang berarti lengkap atau utuh. Nama tersebut mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman sebagai bagian dari keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, Imanda Sarva Indonesia berkomitmen membangun masyarakat yang inklusif, damai, dan saling menghargai melalui berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, pelatihan, literasi, serta dialog lintas iman dan budaya.
Visi Imanda Sarva Indonesia adalah menjadi pusat riset, edukasi, dan literasi yang membangun generasi berkarakter serta memiliki nilai toleransi, dialogis, dan berjiwa damai dalam keberagaman. Untuk mewujudkan visi tersebut, yayasan menyelenggarakan program penelitian, workshop, seminar, pelatihan, kelas literasi, penerbitan buku, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang mendorong terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, Yayasan Imanda Sarva Indonesia berupaya menjadi jembatan yang memperkuat persaudaraan, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia.


